Arsip

Jelaskan block diagram dibawah ini pada MODE SENSE ANTENNA..?

Jelaskan block diagram dibawah ini pada MODE SENSE ANTENNA..?

Jawab :
Dalam mode ANT, sinyal AM atau CW yang ditangkap oleh sense antenna dikirim ke bagian penala frekuensi radio (RF) dari penerima di bagian tuner, sinyal pertama kali diperkuat oleh penguat RF sense. Sinyal kemudian dikirim melalui bandpass filter yang memungkinkan salah satu dari enam band untuk melewati transformator penjumlahan (Gambar diatas). Trafo penjumlahan menggabungkan sinyal, tetapi karena rangkaian antena loop dimatikan dalam mode ANT, sinyal sense tidak tercampur dalam transformator penjumlahan dengan sinyal dari antena loop. Sinyal sense melewati transformator penjumlahan ke bagian frekuensi menengah (IF) penerima. Di bagian IF, sinyal diperkuat lagi. Sinyal dimodulasi oleh osilator frekuensi ketukan (BFO) dengan 1020 Hz. Tone dibagian saklar pada unit kontrol dihidupkan (posisi satu untuk ADF 1, dan posisi dua untuk ADF2). Tujuan BFO adalah untuk menghasilkan tone 1020 Hz yang dapat didengar, meskipun stasiun bumi mentransmisikan pembawa yang tidak termodulasi. Sinyal tone memudahkan untuk menyetel stasiun. BFO dimatikan saat mendengarkan transmisi termodulasi seperti suara atau musik. Sinyal selanjutnya dikirim ke bagian detektor penerima. Detektor mendeteksi amplitudo sinyal. Sinyal tersebut kemudian dikirim ke penguat output audio. Sinyal diperkuat dan dikirim melalui potensiometer gain di unit kontrol ke sistem interfon. Tegangan DC dikirim ke sirkuit posisi horizontal selama mode ANT. Tegangan ini disebut tegangan taman karena menempatkan pointer bantalan atau RMI dan BDHI di posisi taman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi dan Contoh Soal Struktur Aljabar Operasi Biner Matematika Diskrit

Cara Mengembalikan / Memulihkan file dan partisi yang hilang

Jelaskan dari manakah FDS memperoleh input , memproses input dan output apakah yang diperoleh dari melihat instrument.

Wisata Tersembunyi di Kediri 2020 - Wisata Air Sungai dan Air Terjun di Lereng Gunung Wilis

Gambar dibawah ini adalah blok diagram sebuah MULTIPLEXER 4 to 1 dengan masukan adalah I0, I1, I2 dan I3, keluaran adalah Zout dan Control adalah S0 dan S1. Skematik entry dari multiplexer 4 to 1 (tidak menggunakan library, gunakan gerbang gerbang dasar sebagai komponen penyusunnya !) menggunakan ISIM ISE 10.1